Jumat, 31 Oktober 2014

peran pemuda Indonesia untuk menyongsong ASEAN Community 2015



Peran Pemuda untuk Menghadapi Asean Community 2015
Saat ini, di era tahun 2014 yang mana adanya fenomena gejolak politik yang melanda negara Indonesia yaitu adanya transisi Presiden lama ke Presiden baru yaitu dengan  terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK  pengganti bapak Presiden dan Wakil Presiden SBY-Budiono, adalah saatnya dimana Indonesia mebutuhkan peran pemuda di seluruh pelosok negeri ini dalam pelaksanaan pembangunan program pemerintahan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaya dan maju lebih baik.
Sebagaimana pesan tersirat maupun tersurat dari tokoh-tokoh besar negara Indonesia kita “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Ir. Soekarno – Presiden RI 1 ). Ir soekarno saja mengatakan bahwa dia butuh 1 pemuda untuk mengguncangkan dunia, padahal di Indonesia saja banyak sekali pemuda dari seluruh pelosok negeri ini, Indonesia harus bersatu, bersatu pemuda seluruh pelosok negeri membangun negeri untuk perubahan yang lebih baik sebagaimana dalam pidato Presiden RI ke-1 kita yang mengutip dalam Firman Allah yang artinya “Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merobah nasibnya”. Yang kemudian “PEMUDA merupakan unsur masyarakat, Dalam masa pembangunan ini kekuatan dinamis dan kreatif PEMUDA itu harus terus menggelora dan disalurkan setepat-tepatnya. Jika kekuatan ini terlatih dengan baik dan tersalur dengan tepat, pasti merupakan kekuatan pembangunan yang dahsyat” (H.M Soeharto – Presiden RI ke-2).  Oleh karena itu seharusnya pemudalah yang menjadi tolak ukur bagaimana majunya Indonesia besok, karena masa depan negara berada ditangan pemuda Indonesia . Indonesia akan baik jika pemudanya juga baik, sebaliknya Indonesia tidak akan maju jika pemudanya masih saja tidak mau membangunnya dengan baik. Kemudian “anda harus berani mengoreksi masa depan karena ujung tombaknya adalah PEMUDA. Masa depan saya sudah lewat anda harus lebih baik dari hari ini. Anda tinggal tunggu waktunya saya untuk memimpin mulai dari keluarga, organisasi, kelurahan, gubernur, sampai presiden” (Prof. Dr Habiebie – Presiden Ri ke-3). Pemuda Indonesia harus bersatu, bersatu untuk membangun negara tidak kenal dari mana sukumu, apa agamamu, bagaimana bahasamu, kita harus bersatu karena kita satu yaitu Indonesia Tanah Airku. “tak penting apapun agama dan sukumu kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tiidak pernah tanya apa agamamu “ (Abdurrahman Wahid – Presiden RI ke-4). Banyak sekali nasihat-nasihat dari tokoh terdahulu kepada para PEMUDA penerus bangsa, bangsa yang lama terjajah apakah ingin kembali dijajah ? Indonesia kuat, pemuda Indonesia harus bersatu !
Kita baru saja melewati harinya para pemuda Indonesia yaitu hari Sumpah Pemuda, dimana para pemuda Indonesia mengikrarkan sumpahnya “ Bertumpah Darah Satu Tanah Air Indonesia, Berbangsa Satu Bangsa Indonesia, dan Menjunjung Bahasa Persatuan yaitu Bahasa Indonesia” .
Setelah Presiden Jokowi-JK resmi dilantik menjadi Presiden RI ke-7 menggantikan Presiden SBY-Boediono tugasnya kemudian adalah membangun Indonesia yang lebih baik. Untuk mengemban tugasnya Presiden tidak bisa melakukannya sendiri, mereka butuh peran dari pemuda seluruh Indonesia untuk mewujudkan tugasnya. Peran pemuda diberbagai bidang.
Kemudian pemuda Indonesia saat ini dihadapkan dengan adanya persaingan Global yang cukup ekstrim untuk tahun 2015 nanti saat Asean Community 2015, yaitu dimana para pemuda dihadapkan pada persaingan-persaingan di seluruh ASEAN. Pemuda sebagai tolak ukur, sebagai tombak kemajuan negara harus siap menyongsong ASEAN Community 2015 yang akan diadakan tahun depan nanti. Khususnya untuk para Mahasiswa di seluruh pelosok negeri ini, Mahasiswa sebagai pucuk generasi muda adalah ladang utama orang-orang yang memiliki daya kreatifitas tinggi, mempunyai kemampuan yang berkualitas, mempuanyai wawasan keilmuan yang luas sebagai bahan teoritis untuk pemecahan masalah yang ada, mahasiswa yang kritis berintelektual tinggi, mahasiswa yang memiliki semangat tinggi, menyukai hal-hal yang baru. Disinilah peran pemuda Indonesia, Khususnya peran Mahasiswa Indonesiauntuk menyongsong ASEAN COMMUNITY 2015 nanti adalah belajar dengan giat, mengetahui dengan kritis masalah-masalah yang sedang dihadapi negara-negara ASEAN saat ini, dan penguasaan IPTEK yang tinngi dengan kualitas Intelektual tinggi adalah salah satu kunci untuk menyongsong ASEAN Community 2015 besok.
Program ASEAN Community yang mengacu ke berbagai sektor baik sektor pendidikan sosial budaya politik ekonomi dan sektor lainnya, peran peuda Indonesia sangat dibutuhkan untuk menyambut itu semua. Persatuan pemuda Indonesia sangat dibutukan untuk menyongsong AC 2015 agar bersaing dengan sehat, tidak kalah dengan negara lain di ASEAN ini.
Peran yang dapat dilakukan pemuda Indonesia untuk ASEAN Community 2015 adalah salah satunya belajar dengan giat, serius, rajin dan lebih disiplin. Karena kunci orang-orang yang sukses adalah disiplin. Memperlancar pengetahuan menggunakan bahasa dunia yaitu bahasa Inggris, memperluas pengetahuan tentang IPTEK, karena dengan wawasan yang luas pemuda dapat mengetahui dengan kritis masalah-masalah yang ada dan dengan wawasan tersebut  mereka dapat menggunakannya untuk mencari jalan keluar dan pemecahan masalah tersebut.
Di bidang ekonomi, pemuda diharapkan mempunyai wawasan yang tinngi karena pemuda khususnya mahasiswa diyakini sebagai seorang intelektual yang berwawasan luas, sebagai ladang kemajuan negara, mempunyai daya kreatifitas dan semangat yang tinggi. Dengan adanya ASEAN Community 2015 nantinya, pemuda Indonesia dapat bersaing di ranah ASEAN dengan mendapat dunia kerja yang baik untuk seluruh sektor ekonomi di ASEAN nantinya.
Tidak hanya itu, di ranah ASEAN nanti adanya pertukaran-pertukaran sosial budaya antar negara, oleh karena itu seyogyanya pemuda Indonesia belajar dengan giat untuk memahami budaya-budaya Indonesia agar nantinya tidak terbawa arus global saat ASEAN Community 2015 nantinya.  Karena kita tahu bahwa “ Pejuangan lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan sulit karena melawan bangsamu sendiri “ (Ir. Soekarno – Presiden RI ke-1).
Maka bersainglah untuk melawan negara lain, karena bahwasannya melawan atau bersaiing dengan bangsa sendiri sangatlah sulit seperti kata bung Karno presiden ke-1 kita. Semangat pemuda Indonesia.
Merdeka
Merdeka
Merdeka
Hidup mahasiswa !!!
(Endah Fitria Maulana/ D0114043/ Proklamator/ bung jokowi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar