Peran Pemuda untuk Menghadapi Asean Community 2015
Saat ini, di era tahun 2014 yang mana adanya fenomena gejolak
politik yang melanda negara Indonesia yaitu adanya transisi Presiden lama ke
Presiden baru yaitu dengan terpilihnya
Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK
pengganti bapak Presiden dan Wakil Presiden SBY-Budiono, adalah saatnya
dimana Indonesia mebutuhkan peran pemuda di seluruh pelosok negeri ini dalam
pelaksanaan pembangunan program pemerintahan untuk mewujudkan Indonesia yang
berdaya dan maju lebih baik.
Sebagaimana pesan tersirat maupun tersurat dari tokoh-tokoh besar
negara Indonesia kita “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut
semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” .
(Ir. Soekarno – Presiden RI 1 ). Ir soekarno saja mengatakan bahwa dia
butuh 1 pemuda untuk mengguncangkan dunia, padahal di Indonesia saja banyak
sekali pemuda dari seluruh pelosok negeri ini, Indonesia harus bersatu, bersatu
pemuda seluruh pelosok negeri membangun negeri untuk perubahan yang lebih baik
sebagaimana dalam pidato Presiden RI ke-1 kita yang mengutip dalam Firman Allah
yang artinya “Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu
merobah nasibnya”. Yang kemudian “PEMUDA merupakan unsur masyarakat,
Dalam masa pembangunan ini kekuatan dinamis dan kreatif PEMUDA itu harus terus
menggelora dan disalurkan setepat-tepatnya. Jika kekuatan ini terlatih dengan
baik dan tersalur dengan tepat, pasti merupakan kekuatan pembangunan yang
dahsyat” (H.M Soeharto – Presiden RI ke-2).
Oleh karena itu seharusnya pemudalah yang menjadi tolak ukur bagaimana
majunya Indonesia besok, karena masa depan negara berada ditangan pemuda
Indonesia . Indonesia akan baik jika pemudanya juga baik, sebaliknya Indonesia
tidak akan maju jika pemudanya masih saja tidak mau membangunnya dengan baik.
Kemudian “anda harus berani mengoreksi masa depan karena ujung tombaknya
adalah PEMUDA. Masa depan saya sudah lewat anda harus lebih baik dari hari ini.
Anda tinggal tunggu waktunya saya untuk memimpin mulai dari keluarga,
organisasi, kelurahan, gubernur, sampai presiden” (Prof. Dr Habiebie – Presiden
Ri ke-3). Pemuda Indonesia harus bersatu, bersatu untuk membangun negara
tidak kenal dari mana sukumu, apa agamamu, bagaimana bahasamu, kita harus
bersatu karena kita satu yaitu Indonesia Tanah Airku. “tak penting apapun
agama dan sukumu kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang,
orang tiidak pernah tanya apa agamamu “ (Abdurrahman Wahid – Presiden RI ke-4).
Banyak sekali nasihat-nasihat dari tokoh terdahulu kepada para PEMUDA
penerus bangsa, bangsa yang lama terjajah apakah ingin kembali dijajah ?
Indonesia kuat, pemuda Indonesia harus bersatu !
Kita baru saja melewati harinya para pemuda Indonesia yaitu hari
Sumpah Pemuda, dimana para pemuda Indonesia mengikrarkan sumpahnya “ Bertumpah
Darah Satu Tanah Air Indonesia, Berbangsa Satu Bangsa Indonesia, dan Menjunjung
Bahasa Persatuan yaitu Bahasa Indonesia” .
Setelah Presiden Jokowi-JK resmi dilantik menjadi Presiden RI ke-7
menggantikan Presiden SBY-Boediono tugasnya kemudian adalah membangun Indonesia
yang lebih baik. Untuk mengemban tugasnya Presiden tidak bisa melakukannya
sendiri, mereka butuh peran dari pemuda seluruh Indonesia untuk mewujudkan
tugasnya. Peran pemuda diberbagai bidang.
Kemudian pemuda Indonesia saat ini dihadapkan dengan adanya
persaingan Global yang cukup ekstrim untuk tahun 2015 nanti saat Asean
Community 2015, yaitu dimana para pemuda dihadapkan pada persaingan-persaingan
di seluruh ASEAN. Pemuda sebagai tolak ukur, sebagai tombak kemajuan negara
harus siap menyongsong ASEAN Community 2015 yang akan diadakan tahun depan
nanti. Khususnya untuk para Mahasiswa di seluruh pelosok negeri ini, Mahasiswa
sebagai pucuk generasi muda adalah ladang utama orang-orang yang memiliki daya
kreatifitas tinggi, mempunyai kemampuan yang berkualitas, mempuanyai wawasan
keilmuan yang luas sebagai bahan teoritis untuk pemecahan masalah yang ada,
mahasiswa yang kritis berintelektual tinggi, mahasiswa yang memiliki semangat
tinggi, menyukai hal-hal yang baru. Disinilah peran pemuda Indonesia, Khususnya
peran Mahasiswa Indonesiauntuk menyongsong ASEAN COMMUNITY 2015 nanti adalah
belajar dengan giat, mengetahui dengan kritis masalah-masalah yang sedang
dihadapi negara-negara ASEAN saat ini, dan penguasaan IPTEK yang tinngi dengan
kualitas Intelektual tinggi adalah salah satu kunci untuk menyongsong ASEAN
Community 2015 besok.
Program ASEAN Community yang mengacu ke berbagai sektor baik sektor
pendidikan sosial budaya politik ekonomi dan sektor lainnya, peran peuda
Indonesia sangat dibutuhkan untuk menyambut itu semua. Persatuan pemuda
Indonesia sangat dibutukan untuk menyongsong AC 2015 agar bersaing dengan
sehat, tidak kalah dengan negara lain di ASEAN ini.
Peran yang dapat dilakukan pemuda Indonesia untuk ASEAN Community
2015 adalah salah satunya belajar dengan giat, serius, rajin dan lebih
disiplin. Karena kunci orang-orang yang sukses adalah disiplin. Memperlancar
pengetahuan menggunakan bahasa dunia yaitu bahasa Inggris, memperluas
pengetahuan tentang IPTEK, karena dengan wawasan yang luas pemuda dapat
mengetahui dengan kritis masalah-masalah yang ada dan dengan wawasan
tersebut mereka dapat menggunakannya
untuk mencari jalan keluar dan pemecahan masalah tersebut.
Di bidang ekonomi, pemuda diharapkan mempunyai wawasan yang tinngi
karena pemuda khususnya mahasiswa diyakini sebagai seorang intelektual yang
berwawasan luas, sebagai ladang kemajuan negara, mempunyai daya kreatifitas dan
semangat yang tinggi. Dengan adanya ASEAN Community 2015 nantinya, pemuda
Indonesia dapat bersaing di ranah ASEAN dengan mendapat dunia kerja yang baik
untuk seluruh sektor ekonomi di ASEAN nantinya.
Tidak hanya itu, di ranah ASEAN nanti adanya pertukaran-pertukaran
sosial budaya antar negara, oleh karena itu seyogyanya pemuda Indonesia belajar
dengan giat untuk memahami budaya-budaya Indonesia agar nantinya tidak terbawa
arus global saat ASEAN Community 2015 nantinya. Karena kita tahu bahwa “ Pejuangan lebih
mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan sulit karena melawan bangsamu
sendiri “ (Ir. Soekarno – Presiden RI ke-1).
Maka bersainglah untuk melawan negara lain, karena bahwasannya
melawan atau bersaiing dengan bangsa sendiri sangatlah sulit seperti kata bung
Karno presiden ke-1 kita. Semangat pemuda Indonesia.
Merdeka
Merdeka
Merdeka
Hidup mahasiswa !!!
(Endah Fitria Maulana/ D0114043/ Proklamator/ bung jokowi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar